Cerita Mehdi

Blog EntrySakit Dicium AyahNov 1, '06 2:55 AM
for everyone

“Mehdi sakit yah....” ujarku pada suami suatu hari.”Badannya agak demam, bersin-bersin dan itu loh batuknya gak henti-henti, kadang malah dibarengin muntah segala” jelasku panjang lebar. “Jangan kuatir, mungkin karena perubahan cuaca” Sahut suamiku menenangkan. “Malam ini kita bawa ke dokter” tambahnya lagi.

 

Sekitar jam 09 malam, kami mulai berkemas untuk pergi. Di luar sana, gerimis tak kunjung reda, angin musim gugur bertiup kencang menerbangkan dedaunan yang mulai menguning. Kami berjalan membelah gerimis. Untunglah ada dokter praktek yang lumayan dekat, jadi gak perlu telpon taksi.

 

Sampai di tempat praktek, antrian lumayan panjang. Setelah nunggu lumayan lama, akhirnya sampe juga giliran kami. Kata dokter, “Mehdi kena flu berat, pasti tertular dari orang-orang sekitarnya”. Si ayah langsung ngaku “Iya dok...beberapa hari lalu saya sakit flu” “Untuk sementara ini, jangan mencium wajahnya dulu....” jelas dokter lagi. Si ayah terlihat sedih, kebayang bakalan ngiri k’lo ibu lagi cium Mehdi.

 

Malam itu, Mehdi terjaga dan menangis terus, nafasnya sesak diiringi batuk yang bertubi-tubi. si Ibu cemas dan Ayah bingung. Kasihan Kau nak, kecil-kecil sudah minum antibiotik.


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help