Cerita Mehdi

Blog EntryAnak KeranjangNov 13, '06 3:51 AM
for everyone



Saat hamil tua, saya sudah berniat membeli keranjang bayi dengan alasan kalau nanti keluar rumah si kecil lebih nyaman tidur di keranjang. Selain itu, ibunya juga bisa santai, karena yang bawa keranjang pastilah si ayah (he...he...soalnya berat bo...). Tapi sampai hari kelahiran, karena berbagai kesibukan, kami belum sempat membelinya.

 

Secara tak terduga, seminggu setelah kelahiran, tetangga saya orang Birma, menghadiahkan keranjang itu, persis seperti yang akan kami beli dari mulai model sampai motifnya, bedanya yang ini pake roda segala. Jadilah mimpi saya terwujud. Setiap keluar rumah dari mulai buka puasa bersama, ke dokter sampai jalan-jalanpun, Mehdi asyik tidur di keranjang ditenteng si ayah.

 

Tanpa kami sadari, diam-diam ternyata Mehdi sudah jatuh cinta pada keranjangnya itu. Pernah suatu  hari, kami pergi menjenguk teman yang baru datang dari Indonesia tanpa membawa keranjang, karena dirasa dekat. Ternyata, apa yang terjadi? Mehdi nangis terus dan merasa gak nyaman. Di rumah pun, kalau sudah rewel, biasanya ngedadak anteng kalau sudah masuk keranjang. Bahakan, saat Mehdi ngantuk harus didorong pake keranjang pula. Sampai ada tetangga yang menjuluki Mehdi “Anak Keranjang”

 

Nah...loh, sekarang giliran saya yang pusing tujuh keliling. Masaahnya, ukuran badan Mehdi semakin membesar, sementara si keranang ada batas masa pakainya alias hampir gak muat. Kami mulai kasak kusuk mencari jalan keluar. Saya mencoba menaruhnya di tempat tidur bayi, bukannya tambah anteng, Mehdi malah menjerit-jerit. Akhirnya, keluar juga ide gila ayah: “Kita beli papan aja, terus dikasi roda....sama kan bisa didorong juga”. “Ayah-ayah....dari pada ngerjain itu ya...mending sekalian beli ranjang yang bisa didorong” Sahutku sewot.

 

Sementara ini si keranjang memang masih muat, tapi entah satu atau dua bulan ke depan. Semoga Mehdi pada saatnya nanti  pelan-pelan bisa berpisah dengan sahabatnya itu.


bundakirana wrote on Nov 13, '06
huehehe..
ada loh Fif, anak yg punya ikatan batin sama sesuatu, kayak ponakan saya, dia jatuh cinta sama bantal gulingnya waktu bayi, sampai besar (SD), kemanapun pergi bantal itu hrs dibawa (dgn kondisi yg udah buram danjelek banget, hehe) kalo gak... nangiiiiiiiiiiis terus, gak bisa bobo.
sophiazahra wrote on Nov 14, '06
Wah...gak kebayang k'lo Mehdi suka keranjangnya keterusan kayak ponakannya k' Din...nanti bukannya Mehdi yang naik keranjang tapi keranjang naik Mehdi hi...hi....mudah2an gak ya....
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help